Promo Pena

Gakkumdu Diminta Konsisten Atas Dugaan Pelanggaran Pidana Pemilihan RE

PENASULTRA.ID, MUNA – Laporan dugaaan pelanggaran pidana pemilihan yang dilakukan calon bupati (Cabup) Muna LM Rusman Emba (RE) kini telah masuk dalam tahap pembahasan kedua di Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu).

Promo Pena

Dimana sebelumnya Rusman Emba dilaporkan oleh sekelompok masyarakat yang merasa resah atas tindakan calon petahana yang diduga melakukan pelanggaran pidana pemilihan secara jelas.

Menanggapi hal tersebut, pelapor Fajaruddin berharap Gakkumdu yang didalamnya ada pihak Kepolisian dan Kejaksaan menunjukkan komitmennya demi terwujudnya keadilan pemilihan di tanah Muna.

“Pelanggaran pidana itu jelas, sehingga Sentra Gakkumdu akan diuji konsistensinya dalam menegakkan keadilan pemilihan dalam Pilkada Muna Tahun 2020,” kata Fajaruddin, Selasa 3 November 2020.

Sebelumnya, kuasa hukum Paslon LM Rajiun Tumada dan H. La Pili (RAPI), Al Samiru mengaku optimis perkara ini berujung sanksi pidana terhadap Rusman Emba.

Pena Maulid

Pasalnya lanjut Sem, sapaan Al Samiru mengungkapkan, terkait kasus tersebut sebelumnya dirinya telah mengkaji dan sudah mendiskusikannya dengan beberapa ahli pidana pemilihan.

“Saya sudah diskusikan kasus ini dengan beberapa ahli pidana Pemlihan. Nah kasusnya jelas, dan dari kasus ini kita bisa lihat posisi sentra Gakkumdu hari ini ada dimana. Semoga mereka menunjukkan kinerja yang baik,” timpal Sem.

Atas dasar kejadian tersebut Rusman Emba yang juga selaku petahana diduga telah melakukan perbuatan yang bertentangan dengan Undang-Undang (UU) nomor 1 tahun 2015, pasal 69 Jo pasal 68 PKPU 4 tahun 2017.

“Sanksinya penjara 18 bulan dan tidak ada peluang Rusman untuk lepas dari pidana pemilihan ini,” sebut Sem.

Penulis: Sudirman Behima
Editor: Bas

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.